Hendrakomara's Blog

Just another WordPress.com weblog

Hakikat mencintai dan di cintai

Posted by hekom pada September 11, 2009

Kenapa kita harus mencinta?

Seorang filsuf mengatakan bahwa manusia itu makhluk social bukan makhluk individu. Setiap manusia membutuhkan sahabat untuk disayangi, membutuhkan kawan untuk berbagi, dan membutuhkan teman untuk mendengarkan keluh kesahnya….. Tidak mungkin ada orang yang sanggup hidup sendiri sebatang kara. Dan sudah pasti kita semua juga membutuhkan teman, sahabat, kawan, dan kekasih. Kita semua telah dianugerahi oleh Allah SWT rasa cinta.

Ternyata mencintai adalah kenikmatan tersendiri, coba renungkan sejenak, bahwa rasullullah saw bersabda dalam haditsnya yang diriwayatkan oleh jabir bin Abdullah ra:

ā€Barang siapa yang tidak menyayangi, maka dia tidak akan disayangi.ā€

(Muttafaq Alaih)

Jelas sekali bahwa rasullulah saw pun menyadarkan kepada kita semua, bahwa menyayangi itu adalah adalah kebutuhan. Perasaan ingin mengasihi orang lain serta menumpahkan rasa cinta itu juga kebutuhan. Jadi, menusia itu bukan saja ingin dicintai, melainkan juga ingin mencinta. Coba dech renungkan …. betapa terkadang kita merasa kesepian, manyun, bengong, hidup terasa hampa, dan hari-hari kita terasa tidak bermakna karena tidak ada kekasih disisi kita.

Nikmatnya dicintai dan mencintai ….

Seorang anak butuh dicinta orangtuanya, seorang adik butuh disayangi kakaknya, seorang istri butuh dirindukan sang suami dan seorang kawan butuh diperhatikan temannya. Bahkan, meskipun didunia ini ada seorang pembunuh yang bengis nan kejam, tetaoplah dia butuh untuk dicinta dan disayangi. Manusia tidak mungkin bisa hidup tanpa rasa cinta. Meskipun ada, tentulah dia bukan manusia, bukan pula binatang, karena binatang pun membutuhkan kasih sayang.

Berdasarkan penelitian dorothi law, seorang anak yang lahir dan hinaan, yang seolah-seolah jauh dari kasih sayang, akan tunbuh menjadi pribadi yang pendendam dan pembenci. Tidak suka menyayangi dan hidup dengan kemauan sendiri alias tidak mau diatur. Perasaan ingin disayang inilah yang pada akhirnya juga membuat seseorang terkadang stress di kala kesepian, merasa hampa saat tidak memiliki teman karib. Hidup ini terasa membosankan ketika tidak tidak memiliki kekasih, membuat seorang suami berselingkuh ketika istri cuek dan membuat anaik berani melawan orangtuanya ketika orangtuanya sudah jarang bertemu dengannya.

Betapa indahnya ketika kita dirundung masalah, ada seseorang yang setia mendengarkan keluh kesah kita. Betapa beruntungnya kita, ketika berbagai ujian dan cobaan mengggeluyuti hidup kita. Sungguh betapa nikmatnya, ketika berbagai kesempitan kian menghimpit, duka kian merana, seorang yang memperhatikan fdfan menghibur kita. Siapapun orangnya …… bisa jadi teman kita, orangtua kita, suami kita, kakak kita, kakek dan nenek kita, kakak angkat kita atau siapapun.

Seperti rasulllullah Saw ketika dirundung ketakutan yang dahsyat setelah menerima wahyu yang pertama di gua hira, maka khadijah, istri tercinta beliau, menyeimuti dan memeluk tubuh beliau. Sungguh Muhammad telah merasakan betapa tentramnya dalam dekapan sang kekasih ketika hati terasa gundah. Seperti halnya juga kisah seorang anak yatim yang bersedih karena melihat teman-temannya bermain riang gembira memakai baju bar4u pemberian orangtuanya pada hari raya, sementara dia hanya memakai baju yang robek-robek dan tidak memiliki orangtua yang menyayanginya. Maka hadirilah rasullullah saw yang menawakan diri untuk menjadi orangtuanya dan memberikan pakaian yang bagus untuknya. Sungguh segala duka cita telah sirna dan beban yang berat terasa ringan.

Cinta mampu membuat seseorang hidup mulia, cinta juga mampu membuat seseorang yang divonis mati oleh dokter, mampu bertahan hidup lebih lama. Cinta mampu membuat seorang anak tumbuh menjadi pribadi yang mengagumkan dengan akhlak yang mulia. Cinta juga mampu membuat seseorang yang putus asa, bangkit dari keterpurukan dan kembali bersemangat. Tentu anda sudah pernah merasakannnya bukan ?

Akan tetapi, benci …. justru membuat seseorang tersiksa batinnya. Yang membenci semakin terasa sesak dadanya, yang dibenci menjadi tidak tenang hidupnya. Benci hanya akan membuat psikologi seseorang terganggu dan membuatnya sakit berkepanjangan. Benci hanya akan menyita waktu, menguras pikiran, dan membuat amal jadi kebencian, kecuali benci karena memang Allah SWT juga membencinya.

Mengapa manusia ingin dicinta?

Setiap manusia pasti memiliki masalah. Andai kata ada manusia yang tidak memiliki masalah, pastilah dia tidak waras. Sebab hanya orang gila yang hidupnya terasa ringan. Buktinya…. kalau kita perhatikan orang-orang gila di jalanan, mereka sering terlihat senyum-senyum sendiri, ketawa-ketawa sendiri. Hal itu terjadi karena mereka sudah tidak memiliki masalah lagi. Walau sebenarnya yang menyebabkan mereka gila itu yaaaa…. karena ada masalah juga……

Lalu apa hubungannya antara masalah dengan perasaan ingin dicinta? Saudaraku yang baik, rasanya tidak mungkin ada manusia yang sanggup memikul masalah sendirian didunia ini, kecuali jika memang masalah itu ringan atau sepele. Misalnya ada seseorang yang mau mandi tetapi sabun mandinya habis, padahal dia sudah hampir terlambat kuliah. Lantas dengan buru-buru ia pergi ke warung sebelah rumah dan memnbeli sabun mandi, maka masalah selesai ….. Akan tetapi, ada juga masalah yang tidak bisa dipikul oleh seseorang sendirian. Misalnya, ada seorang suami yang baru saja pesangon. Namun ternyata pesangon yang diterimanya itu, pada pertengahan bulan sudah habis. Padahal ia memiliki seorang istri dan lima orang anak. Dia kebingungan, beok istrinya dfan lima orang anak. Dia kebingungan, besok istri dfan anak-anaknya makan apa? Dengan terpaksa ia menceritakan keluh kesah kepada temannnya dengan maksud agar diberi pinjafman uang. Ya, dalam kasus ini, dia membutuhkan seorang teman tempat dia mencurahkan perasaan dantempat dia meminta bantuan. Contoh lain adalah ketika salah satu anggota keluarga kita mungkin ada yang meninggal dunia. Tentu tidak mungkin segala hal tentang perawatan jenazah hingga pemakaman, semuanya dipikul sendirian, tanpa bantuan tetangganya dan teman-teman kita.

Saudaraku yang dirahmati Allah, jadi sekarang kita bisa menyimpulkan, bahwa alasan utama mengapa seseorang ingin dicinta adalah karena setiap orang memiliki masalah dan membutuhkan tempat curhat (curahan hati), tempat bertukar pikiran, dan tempat untuk meminta bantuandikala kesulitan datang. Bahkan lebih dari itu, setiap orang membutuhkan pembela ketika dia dalam bahaya. Kini jelaslah sudah, semestinya kita menempatkan Allah SWT diatas segala-galanya. Sedangkan, teman, orangtua, kekasih, dan lain-lain adalah tempat yang secara lahiriah telah Allah SWT turunkan di muka bumi ini untuk menjadi washilah pertolongan-Nya kepada kita.

Satu Tanggapan to “Hakikat mencintai dan di cintai”

  1. i-@nd said

    ajjrit..budak bandung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: